KLHK, Stop Cekal Peneliti Orangutan!

Masalahnya

EN

Kamu pernah lihat orangutan gak, kawan-kawan? Jumlahnya di alam bebas memang semakin sedikit, makanya penting banget kita konservasi. Salah satunya, lewat penelitian. 

Penelitian yang baik bisa membantu pemerintah, dalam hal ini KLHK (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan) untuk buat kebijakan yang tepat. 

Sayangnya, di Indonesia, kok peneliti yang hasil risetnya berbeda dengan KLHK, malah dicekal, ya? KLHK malah perintahkan semua Balai Taman Nasional & Balai Konservasi Sumber Daya Alam agar tidak melayani para peneliti ini.

Mereka adalah Erik Meijaard, Julie Sherman, March Ancrenaz, Hjalmar Kuhi, Serge Wich.  Berdasarkan riset mereka, populasi orangutan menurun, sementara menurut KLHK, jumlah orangutan meningkat. 

Ketika para peneliti ini mau diskusi sama KLHK, eh, gak ada respon sekali. 

Kami jujur bingung, kawan-kawan. Kalau memang tujuan KLHK adalah gotong royong untuk selamatkan salah satu satwa asli Indonesia, kenapa malah para peneliti ini dicekal, ya?

Untuk itu, kami butuh bantuanmu untuk tanda tangani petisi ini. Kami ingin KLHK cabut surat keputusan yang mencekal kelima peneliti tadi. 

KLHK seharusnya menunjukkan keinginan untuk berdialog dan bekerja sama, bukan malah membatasi peneliti yang punya data yang berbeda dengan mereka.

Bantu kami dan sebarkan petisi ini ke teman-temanmu, ya. Kita sama-sama pastikan konservasi orangutan bisa berjalan dengan baik!

Salam,

Kaukus Indonesia untuk Kebebasan Akademik

Petisi ini mencapai 35.588 pendukung

Masalahnya

EN

Kamu pernah lihat orangutan gak, kawan-kawan? Jumlahnya di alam bebas memang semakin sedikit, makanya penting banget kita konservasi. Salah satunya, lewat penelitian. 

Penelitian yang baik bisa membantu pemerintah, dalam hal ini KLHK (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan) untuk buat kebijakan yang tepat. 

Sayangnya, di Indonesia, kok peneliti yang hasil risetnya berbeda dengan KLHK, malah dicekal, ya? KLHK malah perintahkan semua Balai Taman Nasional & Balai Konservasi Sumber Daya Alam agar tidak melayani para peneliti ini.

Mereka adalah Erik Meijaard, Julie Sherman, March Ancrenaz, Hjalmar Kuhi, Serge Wich.  Berdasarkan riset mereka, populasi orangutan menurun, sementara menurut KLHK, jumlah orangutan meningkat. 

Ketika para peneliti ini mau diskusi sama KLHK, eh, gak ada respon sekali. 

Kami jujur bingung, kawan-kawan. Kalau memang tujuan KLHK adalah gotong royong untuk selamatkan salah satu satwa asli Indonesia, kenapa malah para peneliti ini dicekal, ya?

Untuk itu, kami butuh bantuanmu untuk tanda tangani petisi ini. Kami ingin KLHK cabut surat keputusan yang mencekal kelima peneliti tadi. 

KLHK seharusnya menunjukkan keinginan untuk berdialog dan bekerja sama, bukan malah membatasi peneliti yang punya data yang berbeda dengan mereka.

Bantu kami dan sebarkan petisi ini ke teman-temanmu, ya. Kita sama-sama pastikan konservasi orangutan bisa berjalan dengan baik!

Salam,

Kaukus Indonesia untuk Kebebasan Akademik

Perkembangan Terakhir Petisi

Bagikan petisi ini

Petisi dibuat pada 29 November 2022