

Fresh Graduate, Pemuda-Pemudi, dan Masyarakat Memohon Pemerintah Membuka CPNS 2025
Masalahnya
SURAT TERBUKA
Kepada Yth.:
Bapak Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia
Bapak Gibran Rakabuming Raka, Wakil Presiden Republik Indonesia
Ibu Rini Widyantini, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, SH., M.H, Kepala Badan Kepegawaian Negara
Bapak Prasetyo Hadi, Menteri Sekretaris Negara
Bismillaahirrahmaanirrahiim,
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Shalom, Om Swastiastu, Namo Buddhaya, Salam Kebajikan.
Selamat sejahtera bagi kita semua.
Dengan hormat,
Kami, para pemuda dan pemudi Indonesia, dengan penuh rasa hormat dan harapan yang besar, menyampaikan surat terbuka ini kepada Bapak dan Ibu sekalian. Kami memahami bahwa saat ini pemerintah tengah fokus pada pengangkatan CPNS dan PPPK tahun 2024 serta percepatan penyelesaiannya hingga Juni dan Oktober 2025.
Jumlah kami diperkirakan berdasarkan data sensus penduduk jumlah penduduk paling dominan saat ini berasal dari generasi milenial sebanyak 69,38 juta jiwa penduduk atau sebesar 25,87 persen dan Gen Z berjumlah 74,93 juta atau 27,94%
Namun, kami ingin menyampaikan aspirasi terkait kesempatan bagi generasi muda dalam mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2025. Kami telah berjuang keras, belajar siang dan malam, untuk mempersiapkan diri mengikuti seleksi CPNS melalui jalur umum. Bagi kami, jalur ini merupakan satu-satunya cara untuk dapat mengabdi kepada negara sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), mengingat kami tidak memiliki kesempatan untuk masuk melalui jalur honorer.
Kami menyadari bahwa keberlanjutan seleksi CPNS sangat penting, tidak hanya bagi individu yang ingin berkarier sebagai ASN, tetapi juga bagi negara yang membutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul. Generasi milenial yang tumbuh di era teknologi memiliki kemampuan adaptasi yang baik dalam menghadapi tantangan digitalisasi birokrasi. Oleh karena itu, keberadaan kami dapat menjadi bagian dari upaya reformasi birokrasi yang lebih maju dan modern.
Jika seleksi CPNS ditiadakan selama satu atau bahkan dua tahun, peluang kami untuk berkontribusi akan semakin menipis. Mengingat batas usia maksimal untuk mengikuti seleksi CPNS adalah 35 tahun, kebijakan penghentian sementara akan berisiko menyebabkan negara kehilangan potensi SDM unggul yang siap berkontribusi dalam pemerintahan.
Kami tidak mempermasalahkan jika kuota penerimaan CPNS dibatasi setiap tahunnya, namun kami sangat berharap agar seleksi tetap diadakan secara rutin setiap tahunnya. Dengan demikian, kami masih memiliki kesempatan untuk membuktikan kemampuan dan dedikasi kami untuk menjadi bagian dari ASN yang profesional dan berintegritas.
Besar harapan kami agar pemerintah dapat mempertimbangkan dan membuka kembali seleksi CPNS pada tahun 2025. Kami percaya bahwa keputusan ini akan memberikan kesempatan yang lebih adil bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam pembangunan bangsa.
Demikian surat ini kami sampaikan dengan penuh harapan dan rasa hormat. Terima kasih atas perhatian dan kebijaksanaan Bapak dan Ibu sekalian.
Hormat kami,
Para Pemuda dan Pemudi Pejuang CPNS Indonesia
1.239
Masalahnya
SURAT TERBUKA
Kepada Yth.:
Bapak Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia
Bapak Gibran Rakabuming Raka, Wakil Presiden Republik Indonesia
Ibu Rini Widyantini, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, SH., M.H, Kepala Badan Kepegawaian Negara
Bapak Prasetyo Hadi, Menteri Sekretaris Negara
Bismillaahirrahmaanirrahiim,
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Shalom, Om Swastiastu, Namo Buddhaya, Salam Kebajikan.
Selamat sejahtera bagi kita semua.
Dengan hormat,
Kami, para pemuda dan pemudi Indonesia, dengan penuh rasa hormat dan harapan yang besar, menyampaikan surat terbuka ini kepada Bapak dan Ibu sekalian. Kami memahami bahwa saat ini pemerintah tengah fokus pada pengangkatan CPNS dan PPPK tahun 2024 serta percepatan penyelesaiannya hingga Juni dan Oktober 2025.
Jumlah kami diperkirakan berdasarkan data sensus penduduk jumlah penduduk paling dominan saat ini berasal dari generasi milenial sebanyak 69,38 juta jiwa penduduk atau sebesar 25,87 persen dan Gen Z berjumlah 74,93 juta atau 27,94%
Namun, kami ingin menyampaikan aspirasi terkait kesempatan bagi generasi muda dalam mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2025. Kami telah berjuang keras, belajar siang dan malam, untuk mempersiapkan diri mengikuti seleksi CPNS melalui jalur umum. Bagi kami, jalur ini merupakan satu-satunya cara untuk dapat mengabdi kepada negara sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), mengingat kami tidak memiliki kesempatan untuk masuk melalui jalur honorer.
Kami menyadari bahwa keberlanjutan seleksi CPNS sangat penting, tidak hanya bagi individu yang ingin berkarier sebagai ASN, tetapi juga bagi negara yang membutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul. Generasi milenial yang tumbuh di era teknologi memiliki kemampuan adaptasi yang baik dalam menghadapi tantangan digitalisasi birokrasi. Oleh karena itu, keberadaan kami dapat menjadi bagian dari upaya reformasi birokrasi yang lebih maju dan modern.
Jika seleksi CPNS ditiadakan selama satu atau bahkan dua tahun, peluang kami untuk berkontribusi akan semakin menipis. Mengingat batas usia maksimal untuk mengikuti seleksi CPNS adalah 35 tahun, kebijakan penghentian sementara akan berisiko menyebabkan negara kehilangan potensi SDM unggul yang siap berkontribusi dalam pemerintahan.
Kami tidak mempermasalahkan jika kuota penerimaan CPNS dibatasi setiap tahunnya, namun kami sangat berharap agar seleksi tetap diadakan secara rutin setiap tahunnya. Dengan demikian, kami masih memiliki kesempatan untuk membuktikan kemampuan dan dedikasi kami untuk menjadi bagian dari ASN yang profesional dan berintegritas.
Besar harapan kami agar pemerintah dapat mempertimbangkan dan membuka kembali seleksi CPNS pada tahun 2025. Kami percaya bahwa keputusan ini akan memberikan kesempatan yang lebih adil bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam pembangunan bangsa.
Demikian surat ini kami sampaikan dengan penuh harapan dan rasa hormat. Terima kasih atas perhatian dan kebijaksanaan Bapak dan Ibu sekalian.
Hormat kami,
Para Pemuda dan Pemudi Pejuang CPNS Indonesia
Perkembangan Terakhir Petisi
Bagikan petisi ini
Petisi dibuat pada 18 Maret 2025